Event

Viking Biking: Bersepeda ke kantor meningkatkan produktivitas

By February 9, 2015 No Comments

Dulu, bangsa Viking terkenal akan kebrutalannya. Penampakan bendera kapal Viking adalah salah satu hal yang paling ditakuti pelaut Eropa. Kini keturunan bangsa Viking, yakni penduduk Skandinavia telah banyak berubah dibanding nenek moyangnya.

Skandinavia kini disegani bukan karena sifat mendominasinya. Lima negara Skandinavia—Finlandia, Swedia, Norwegia, Denmark, dan Islandia, kini berada di jajaran atas negara-negara paling kompetitif di dunia.

Berdasarkan Global Competitiveness Report 2014-2015 yang dikeluarkan World Economic Forum, Finlandia  merupakan negara paling kompetitif ke-4 di dunia. Disusul  Swedia di posisi 10, Norwegia 11, Denmark 13, dan Islandia 30.

Kalau mau dibandingkan, Indonesia berada pada posisi ke-34. Yang membuat peringkat Indonesia masih bagus terutama karena ukuran ekonominya. Berbeda dengan Skandinavia ini yang terdiri dari negara-negara kecil minim sumber daya alam.

Pertanyaannya, apa yang bisa membuat mereka sangat kompetitif? Hal utama yang menyebabkannya adalah penduduk Skandinavia sangat produktif. Penduduk Skandinavia punya banyak energi di tempat kerja sehingga bisa bekerja dengan efektif.

Tahun 2015 ini dua kedutaan besar negara Skandinavia, Denmark  dan Norwegia ingin menularkan virus produktivitasnya. Budaya produktif Skandinavia ini adalah hal yang sebenarnya sangat sederhana: bersepeda ke kantor alias menjadi biker. Di Copenhagen, Denmark, lebih dari setengah penduduknya menggunakan sepeda untuk berangkat kerja.

Penelitian menunjukkan bahwa pegawai yang mengendarai sepeda ke kantor cenderung lebih berprestasi di kantornya. Penyebabnya adalah para biker lebih fit, lebih sigap dalam bekerja, dan juga lebih jarang sakit.

Cyclescheme, organisasi pro pengendara sepeda ke tempat kerja di Inggris, melakukan survey pada 100 perusahaan tentang pengaruh bersepeda pada pekerja. Lebih dari 2/3 responden berkata biker punya lebih banyak energy saat bekerja. Lebih dari 50% responden mengatakan biker lebih jarang cuti sakit. Hampir 50% dari mereka berkata pengendara sepeda lebih produktif di kantor.

Cyclescheme juga meneliti 2500 biker. Hasilnya 82% biker lebih sedikit mengalami stres, 77% biker bisa lebih fokus bekerja, dan 15% biker mengungkapkan peluang mendapat promosi menjadi lebih besar dengan bersepeda.

Bersepeda membuat orang-orang menjadi lebih produktif karena biker butuh lebih sedikit ”pemanasan” untuk siap bekerja. Saat rekan kerjanya masih perlu menyesuaikan diri saat tiba di kantor—misal ngobrol sesama pegawai, menyeduh kopi, atau mengecek social media, para biker sudah mengerjakan to do list mereka hari itu. Bukan hanya itu saja, biker juga lebih nyenyak tidur di malam hari sehingga bisa sampai kantor dalam keadaan bugar.

Membudayakan Bersepeda: Viking Biking

Komunitas Bike2Work yang mendorong bersepeda ke kantor—bekerja sama dengan Kedutaan Besar Denmark dan Norwegia melakukan inisiatif gerakan Viking Biking Indonesia. Ketua Umum Bike2Work Indonesia, Toto Sugito mengungkapkan gerakan Viking Biking ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menggunakan sepeda.

Pada 6 Februari 2015, Viking Biking Indonesia mulai dilaksanakan dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat. Viking Biking Indonesia akan bersepeda mengelilingi jalan-jalan di Jakarta setiap 2 bulan sekali agar lebih banyak masyarakat terajak lebih produktif bekerja.

Sebagai orang yang bersepeda ke kantor, tentu penting untuk memastikan fasilitas dan sarananya memadai. Belum semua tempat kerja menyediakan fasilitas untuk biker, seperti parkir sepeda dan kamar mandi shower. Untuk bisa bersepeda dan bekerja dengan lebih optimal, minimal dua fasilitas ini sangat dibutuhkan. WorkOUT Coworking Space sudah memiliki fasilitas-fasilitas ini. Bekerja lebih produktif selalu bisa dimulai dengan hal sederhana.

Ikuti gerakan Viking Biking Indonesia dan bagikan pengalaman bersepeda ke kantor dengan hashtag #VikingBikingIndonesia. (mf)